BATERAI DARI KULIT PISANG
Kita sebagai pengguna Sumber Daya Alam juga harus menciptakan energi-energi alternatif sebagai cara untuk menghemat Sumber Daya Alam, salah satu bahan yang dapat bisa dijadikan sebagai Sumber Daya Alam adalah kulit pisang. Mungkin ini sudah didengar oleh sebagian orang, bahan yang sangat mudah dijumpai disekitar kita ini sudah diteliti dan diuji dimana kulit pisang ini dapat menghasilkan elektron yang dapat menghasilkan listrik. Kulit pisang dapat digunakan sebagai pengganti baterai, cukup dibuat menjadi sebuah baterai kering yang memiliki rataan elektrolit sebesar 1,24 volt. Jika digunakan menjadi baterai pada jam dinding, dapat bertahan sekitar 5 hari lamanya. Perbedaan pada baterai lainya adalah pada elektron postifnya berupa kalium pada kutub posutuf, sedangkan untuk kutub negatif menggunakan klorida.Pada reaksi yang terjadi antara potassium dan garam akan membentuk sebuah kalium klorida yang dapat menjadi ion dan menghantarkan sebuah arus listrik.
JANGAN BUANG AKU !!!
Cara membuat baterai kering dengan kulit pisang :
Bahan :
Kulit pisang ambon atau kulit pisang susu
Baterai bekas
Alat :
Pisau
Masker
Tang
Voltmeter tegangan kecil
Cara membuat :
Siapkan bahan, gunakan latex dan masker.
Potong kulit pisang menjadi sekecil mungkin
Buka tutup baterai (+) menggunakan tang (batang karbon jangan sampai patah)
Keluarkan semua isi karbon, pembatas antara positif dan negatif jangan sampai rusak
Masukan kulit pisang dan tutup serapi mungkin
Cek menggunakan voltmeter
Jika menunjukan ada aliran listrik pada baterai berarti percobaan anda berhasil
Untuk memastikan gunakan jam dinding sebagai tester
Selamat mencoba dan semoga berhasil

Tidak ada komentar:
Posting Komentar